Sam Zell pesismistis. Pasti punya alasan kuat. Memang sih, organisasi pengelolaan berita memang mahal — kecuali pekerja media tak perlu dibayar karena masing-masing sudah superkaya. Tapi benarkah orang puas dengan dengan lalu lintas informasi antarkawan? Model bisnis lembaga pemberitaan yang akan terus berubah. Yang cetak mungkin surut, dan itu menghemat pohon. Koran, sebagai penyaji kabar [...]
Dan bahkan The Jakarta Post pun menjaring opini pembacanya tentang rencana kedatangan Diajeng Maria Ozawa.
Tapi dari semua kehebohan di blog, yang paling bagus adalah pernyataan Budiyono:
“Bukannya kami gak suka Miyabi, tapi kami biasa melihatnya telanjang dengan mendownload GRATIS. Sekarang kami harus BAYAR untuk melihatnya memakai baju?? (ini sarkasm!)”
© Ilustrasi Miyabi: Paydjo
Siapa bilang masyarakat Barat itu permisif dalam banyak hal? Kanal fashion Glamour toh menyensor payudara (dan puting) seorang model.
Cerita lama sih ada gunting operasi tertinggal dalam rongga badan manusia. Seperti meninggalkan obeng dalam celah mesin. Kecerobohan medis mempercepat ajal. Persoalannya ada kesadaran untuk menguranginya atau tidak? Lihat laporan.
“Media berlebihan. Istri dan anak-anak perempuanku lebih peduli Manohara daripada Prita,” keluh seorang kawan.
Teman yang lain menggerundel, “Waktu ada berita TKW dianiaya bahkan dibunuh, orang-orang yang suka nonton TV itu kurang peduli, jarang membahas di obrolan kantor,” keluh seorang kawan.
Seorang pria yang ikut menggalang dukungan terhadap Prita Mulyasari menggerundel, “Di luar internet sulit menggalang dukungan [...]
Ehm, judul dan sekaligus pertanyaan yang aneh. Jawabannya juga berupa tanya balik: apakah mungkin?
Boleh saja kita tidak menggunakan internet dan tak peduli dengan itu. Lalu cobalah minta tolong Pak RT atau Bu Minah penjual nasi uduk untuk mencari nama kita di Google.
Jika nama kita ada dalam hasil pencarian, maka bolehlah Bang Ojek dekat portal akan [...]
Percuma saya menjelaskan kepada anak-anak saya yang masih di bawah umur agar hati-hati dalam mengungkap identitas di internet. Misalnya alamat rumah. Kenapa? Lihatlah yang dilakukan oleh Depdiknas. Sungguh amat sangat mendidik nian: mengumumkan identitas 36 juta siswa, termasuk tanggal lahir dan alamat rumah. Seluruh data siswa Indonesia, sejak SD sampai SMA (sampai siang ini 36.782.605 [...]
Recent Comments
-
sibair» om paman, saya numpang comment ya. Gpp ya, gpp dong. Seneng bisa ketemu paman di Malang waktu itu
-
imranxrhia» mau belajar akh.. sama mastah.. ^^ -
Budi santosa» wah ketemu blog mantab, bisa untuk nambah inspirasi salam dari kalimantan tengah -
gita nurul puspita» Salam kenal mas, boleh tau alamat e-mailnya? Saya ingin konsultasi ttg blog. Trims -
GaL» Hello mas’e… Boleh kontak dirimu via opo yo? Mau ngajak kerjasama ttg Blog nih
Matur sembah nuwun… -
suarahati» mas paman apa kabarnya nih? itu header lucu deh pake kardus segala emang mas paman mau dipaketin kemana? kirim ke rumahku ya hihihihi… itu kardusnya masih kosong entar aku isi yahhhh
mau gakkkkkkk mas paman? -
supriyono» Salam kenal Paman Tyo … Kapan pulang Salatiga …. Sudah ditunggu sambel Tumpang … dipasar …:) -
iphankdewe» Paman… ini saya iphank yang dari Ambon di kenalin sama mbak ai waktu di kopdar akbar di taman langsat. ingat ? semoga ingat paman soalnya almas dan bang leksa cerita banyak tentang paman. hhe. Salam paman. lagi blajar jalan-jalan nih. nanti mampir lagi. says link yaa
-
skyRider» Paman, bikin agregator pke tools apa di WP? -
katz» pak…..sy sng skali dgn jm Mr. Jones itu….klo blh tw dmn bs m’dptknnya y pak…tp g usah yg aslinya…yg bpk blg dr cina itu sj pak…hehehe… thx ats informasix…klo blh informasinya tlg dkrm k email y pak…
-
Recent Trackbacks

