Dua hal dapat dipertemukan dengan manis. Soal lingkungan dan soal cokelat. Nggak masalah kan? Bagi si dapur, kalau gambar nggak diganti akan membosankankan pelintas. Selain itu juga supaya nggak rugi bayar pajak reklame — ganti atau nggak pernah ganti gambar toh pajaknya tetap.

Silakan pesan. Hasil daur ulang. Tahan basah? Entah. Belum saya coba. Tapi kenapa harus 10 buah (minimal)?


Inilah kemasan “botol jalan-jalan”. Dirancang untuk jalan-jalan, dan semoga setelah isinya habis lantas botol tak dibuang di sembarang tempat. Tapi yang menarik bukan itu. Lihatlah barcode yang meniru kontur botol.

Iklan yang kreatif dan menghibur. Di era digital, rasa kertas dan kegemaran corat-coret tetap menjadi keseharian. Asal kertasnya bisa didaur ulang.