antyo.rentjoko.net

Jump to content

Additional information

About antyo.rentjoko.net

menampung yang terserak

Subscribe to this

Categories

Archives

Tags

100 Kata ahmad dahlan Biasa Bisnis Blog blogger Desain Entahlah fashion gandaria Hiburan humor iklan Internet Jajan jakarta jakarta selatan jejaring sosial jepretan ponsel kebayoran baru kesehatan kotareyog.com kuota kata langsat lebaran lingkungan Media microblogging mudik musik otista payudara Perjalanan ponorogo promosi properti Sejarah Seni sepatu Silaturahmi solo Teknologi toilet twitter yogyakarta

Bookmarks


Posts tagged ‘gudeg campursari’


Karet Gelang

Jul 2009
26

Sejak kapankah masyarakat kita mengenal karet gelang? Saya belum menemukan dokumen yang menjelaskan perkenalan awal itu. Disebut sebagai karet gelang karena bisa digelangkan di pergelangan tangan. Karet gelang adalah pengikat serbaguna untuk barang kecil. Ukuran kecil adalah sejauh si karet tidak putus ketika diulur.

© Foto: saya

Related posts:

  1. Bayangan di Tembok Kamar Pagi, ket

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.


Biting

Jul 2009
26

Sebuah cara lama untuk menutup kemasan makanan agar tak mudah tumpah. Tentu biting hanya cocok dengan daun (terutama daun pisang, tetapi daun jati juga bisa). Biting dibuat secara manual, bukan masinal seperti halnya tusuk gigi. Bagi penjual, kadang lebih praktis menggunakan staples  (dengan alat bernama stapler). Kalau “pengokot” Anda pernah dengar? Tampaknya Anda lebih akrab dengan “cekrekan” atau “cepretan” dan “jepretan”.

© Foto: saya

Related posts:

  1. Tampaklah Gunung Gambar bi
  2. Sasaran, Menyasar, Kesasar Dart di L

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.


Hanya Es Teh

Jul 2009
26

Minuman kesukaan banyak orang. Dengan maupun tanpa gula. Tetapi di Yogyakarta biasanya pakai gula, karena jarang orang minum teh (kental) tanpa gula.

© Foto: saya

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.


Paging

Credits

Template designed by praegnanz.de.

© Contents by Antyo Rentjoko