antyo.rentjoko.net

Jump to content

Additional information

About antyo.rentjoko.net

kumpulan tulisan antyo

Subscribe to this

Categories

Archives

Tags

adasaja blog 69 kata! blog basa jawa bungkus ceramah dan sejenisnya e-book gratis Internet jejaring sosial kamera ponsel kamera saku kamera saku abal-abal label macam-macam media sosial memo blogombal menggurui naskah digital nyontek teknologi digital tulisan panjang

Bookmarks


Posts filed in ‘label/kemasan’


Jempol Maemunah

Jul 2010
27

Yang namanya tanda jempol memang abadi. Itu sebabnya di blog ini ada kategori “produk jempolan”. Termasuk untuk roti kacang hijau dari Maemunah Bakery, Bekasi, yang saya temukan di Ciracas, Jakarta Timur. Kemasannya modern, begitu pula mereknya: Dee Dee. Apa arti Rp 500 di Jabodetabek? Bappenas lebih tahu, begitu pula lembaga-lembaga riset (dan konsultan) ekonomi.


Pro-kontra Kopi Luwak

Jul 2010
20

Hari ini akan diputuskan oleh Majelis Ulama Indonesia apakah kopi luwak itu halal atau haram. Saya bukan coffee connoiseur, sehingga apresiasi  saya belum sampai pada tingkat pencecepan seberapa nikmat kopi ini bila dibandingkan kopi arabica lain.

Di gerai Kopi Luwak, secangkir kopi yang konon berasal dari buangan lubang pantat luwak (Paradoxurus hermaphroditus) ini dihargai sekitar US$ 8. Kopi disajikan seperti upacara, dengan membuka kemasan secara saksama, lantas sisa potongan dibawa oleh pramusaji (“Untuk laporan ke kantor,” katanya), sampai akhirnya terhidang dalam cangkir khusus. Pagi ini, dalam talkshow di Radio Elshinta, seorang pendengar tak percaya kopi luwak itu tanpa campuran kopi biasa. Kira-kia dia mempersoalkan, “Berapa ekor luwak yang dibutuhkan untuk mendapatkan biji-biji kopi untuk diolah?”

© Foto nomor 3 oleh Kopi Luwak


Korek Naga

Jul 2010
20

Korek batangan belum tersingkirkan oleh korek gas. Uniknya, produsen bisa mengeluarkan merek, maupun ilustrasi, yang bermacam-macam. Misalnya yang bergambar Ontobugo — versi lain dari penyebutan Antaboga. Dalam pewayangan (Mahabarata), Sang Hyang Antaboga yang bisa berubah menjadi naga itu sangat sakti, bisa menghidupkan orang mati. Putri Antaboga bernama Dewi Nagagini. Perkawinan sang putri dengan Bima menghasilkan  Antareja,  tokoh underground (karena hidup di bawah permukaan tanah) yang salah satu kesaktiannya adalah jilatan maut; siapapun yang dia jilat telapak kakinya akan mati.


Pokoknya Burung

Jul 2010
20

Burung apakah yang menjadi merek marning ini? Tak penting. Padahal umumnya merek dagang yang menggunakan burung selalu menyebut namanya. Misalnya garuda, walet, dan prenjak. Namanya juga merek, sesuka yang bikin. :D


Air Singa

Jul 2010
06

Apa hubungan air murni tersuling dan singa? Merek memang bisa hinggap di benak dengan pelbagai jalan. Siapa tahu ini zodiak si juragan air aki. Tentang singa, banyak orang tahu bahwa sebutannya raja rimba (ada juga yang menyebut harimau sebagai raja hutan). Nah, meski ada film The Lion King, sejauh saya tahu ada merek dagang yang menggunakan nama Raja Singa. Tentang istilah “aki”, yang sering ditulis sebagai “accu”, itu karena warisan Belanda (accumulator). Cara membacanya memang “ak-ki” tapi ketika penutur mengucapkan suku kata “ki” maka bibirnya dimonyongkan seperti menyuarakan “ku”.


Plastik Bis

Jul 2010
06

Bis, atau bus menurut ejaan resmi (tapi jarang orang mengucapkan “bus”, lebih sering “bes”), memang kendaraan rakyat. Maksud saya, dikenal oleh semua orang bahkan oleh mereka yang tak pernah menggunakannya — kecuali ketika di bandara dan luar negeri. Maka wajar saja jika sesuatu yang popular jadi merek. Tapi untuk kantong plastik hitam, yang konon tak cocok untuk pembungkus makanan ini, apakah  mereknya diingat oleh konsumen? Konsumen plastik yang saya maksudkan adalah pemilik warung yang membeli plastik dari toko.


Untuk Penggemar Bal-balan

Jun 2010
11

Piala Dunia akan dimulai. Penikmat TV butuh cemilan. Mungkin kerupuk Rp 500 ini akan menambah semangat untuk berteriak sampai serak. Dijamin halal. Setahu saya, bola jarang dijadikan merek cemilan. Kalau setahu Anda? :)


Karak Israel? Bukan, ini dari Solo

Jun 2010
11

Merek karak (kerupuk/lèmpèng gendar) ini sudah lama, mungkin 20 tahunan. Bagi saya unik karena dia mengambil nama Bukit Sion/Zion. Tanpa ada hubungannya dengan Zionisme, Bukit Zion memang jadi salah satu idiom dalam Kitab Perjanjian Lama orang Nasrani, biasanya berhubungan dengan harapan.

Label ini unik, karena masih menggunakan teknik sablon di atas kertas karton.


Harmonika cap Kucing dan Monyet

Apr 2010
28

Saya temukan bungkus kosong harmonika yang sudah terinjak ini di pelataran Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Desainnya masih seperti dulu, seolah teknologi cetak tak berkembang, bahkan dengan sablon pun cetakan spot macam ini bisa. :)


Wingko Meniko Menarik Gerbong

Apr 2010
19

Ini salah satu merek kuat wingko babat dari Semarang selain Kereta Api dari D. Mulyono, yaitu Stoom Mini, terbikin oleh N.N. Meniko. Ada hal yang kurang jelas bagi saya: mengapa tak menggunakan istilah lokal “jogjig” untuk mesin perata jalan itu. Anehnya, stoom (mini pula) bisa berfungsi sebagai lokomotif penarik gerbong. Dalam kehidupan nyata ini belum pernah saya lihat.

Adapun N.N., kabarnya itu singkatan “nona” — bukan  nomen nescio” atau tanpa nama. Soal lain yang menarik adalah nama “meniko” — ini pelafalan Jawa untuk “punika” yang berarti “ini”. Jadi bisa saja produsennya itu adalah “nona yang ini”.

Aneka merek wingko babat bisa dilihat di OOP.
Kajian kemasan visual wingko babat bisa dilihat di DGI
.


Paging

Credits

Template designed by praegnanz.de.