Gombal betul ikrar si akang. Kalau dekat maunya nyayang, kalau jauh ngakunya kangen. Padahal… ehm… siapa tahu kan? Ah jangan suudzon. Lihat tulisan penutup ban: “utamakan sholawat”.
Tapi ia khilaf karena suatu sebab. Dilanggarnya pantangan, dimamahnya nasi dan datanglah hukuman: cincin itu hilang begitu saja. “Saya hampir gila,” ujarnya.
Siapa dia? Mungkin tak penting bagi Anda. Saya pun baru tahu setelah membaca laporan Fian Khairunissa yang diposkan oleh Zen sang pejalan jauh. Dia, lelaki tua itu, adalah penjaga kuburan Taman Sari, Yogyakarta. Dia [...]
Salah satu hal yang saya ingat dari warung Mbah Parto, tetangga sebelah kiri saya di Jalan Banyubiru, adalah lemarinya. Pintunya penuh coretan dan bekas coretan kapur. Daun pintu dan dinding lemari jati itu menjadi papan tulis pencatat piutang. Si A ut…
Salah satu hal yang saya ingat dari warung Mbah Parto, tetangga sebelah kiri saya di Jalan Banyubiru, adalah lemarinya. Pintunya penuh coretan dan bekas coretan kapur. Daun pintu dan dinding lemari jati itu menjadi papan tulis pencatat piutang. Si A utang berapa, si B utang berapa.
Mungkin tak banyak jumlah orang yang berutang sehingga papan tulis darurat pun cukup. Tak perlu buku catatan semacam notes cap munyuk. Atau jangan-jangan Mbah Parto memakai kalender sebagai buku catatan, karena kalender lawas milik saya juga mengingatkan saya kepada Mbah Parto?
Rumah saya di Jalan Banyubiru 57 itu (selama 1964-1969) memiliki sumur di halaman samping. Hampir saban hari ada saja pelintas, semuanya perempuan, yang memanfaatkannya untuk numpang pipis. Datang ke sumur, menyisingkan jarik (kain batik), membungkuk a…
Rumah saya di Jalan Banyubiru 57 itu (selama 1964-1969) memiliki sumur di halaman samping. Hampir saban hari ada saja pelintas, semuanya perempuan, yang memanfaatkannya untuk numpang pipis. Datang ke sumur, menyisingkan jarik (kain batik), membungkuk atau jongkok, lalu juezzzzhhh… Setelah itu jarik diturunkan, lalu si pengencing berdiri, menimba air untuk membersihkan diri dan mengguyur lantai area sumur tak beratap itu.
Jadi jelaslah bahwa saya bukan pengintip pantat perempuan. Saban hari melihat ya biasa saja. Lagi pula kan masih bocah. Sudah sumurnya terbuka, di samping halaman ada gang pula. Pelintas gang kalau mau juga bisa melihat acara pipis simbok bakul itu.Para simbok atau mbakyu itu juga cuek saja.
Entah berapa kali sehari para pelintas menyinggahi rak kayu itu untuk meraih kendi lalu menenggak isinya. Air mentah. Dari sumur. Penyedia kendi itu adalah Mbah Parto, pemilik warung di sebelah saya di Sinoman. Adapun peminumnya adalah pelintas, sebagi…
Recent Comments
-
sibair» om paman, saya numpang comment ya. Gpp ya, gpp dong. Seneng bisa ketemu paman di Malang waktu itu
-
imranxrhia» mau belajar akh.. sama mastah.. ^^ -
Budi santosa» wah ketemu blog mantab, bisa untuk nambah inspirasi salam dari kalimantan tengah -
gita nurul puspita» Salam kenal mas, boleh tau alamat e-mailnya? Saya ingin konsultasi ttg blog. Trims -
GaL» Hello mas’e… Boleh kontak dirimu via opo yo? Mau ngajak kerjasama ttg Blog nih
Matur sembah nuwun… -
suarahati» mas paman apa kabarnya nih? itu header lucu deh pake kardus segala emang mas paman mau dipaketin kemana? kirim ke rumahku ya hihihihi… itu kardusnya masih kosong entar aku isi yahhhh
mau gakkkkkkk mas paman? -
supriyono» Salam kenal Paman Tyo … Kapan pulang Salatiga …. Sudah ditunggu sambel Tumpang … dipasar …:) -
iphankdewe» Paman… ini saya iphank yang dari Ambon di kenalin sama mbak ai waktu di kopdar akbar di taman langsat. ingat ? semoga ingat paman soalnya almas dan bang leksa cerita banyak tentang paman. hhe. Salam paman. lagi blajar jalan-jalan nih. nanti mampir lagi. says link yaa
-
skyRider» Paman, bikin agregator pke tools apa di WP? -
katz» pak…..sy sng skali dgn jm Mr. Jones itu….klo blh tw dmn bs m’dptknnya y pak…tp g usah yg aslinya…yg bpk blg dr cina itu sj pak…hehehe… thx ats informasix…klo blh informasinya tlg dkrm k email y pak…
-
Recent Trackbacks

