
Desain label sirop ini sudah modern. Nama yang dipakai pun “modern”, maaf maksud saya “kebarat-baratan”. Jeniper. Keren kan?
Produk ini bikinan CV Mustika Flamboyan, Kuningan, Jawa Barat. Saya belum tahu Jeniper itu nama siapa. Pemiliknya? Putrinya?
Tentang Jeniper ini, sebagian dari Anda pasti akan terjerembab ke olok-olok lama bahwa (sebagian) orang Sunda tak dapat melafalkan “F” (èf) dan “V” (vé). Maka ada`guyon lama, tentang niat mengoreksi huruf pertama Vespa: “Bukan ‘èp’ tapi ‘pé’.”
Betulkah pejorasi itu? Tak hanya sebagian orang Sunda. Sebagian orang Jawa dan sebagian orang Betawi juga kurang telaten melafalkan “F”, “V”, dan “X”. Malah penutur bahasa Indonesia pun kadang menuliskan “kompleks” sebagai “komplek”. Tapi “seks” dan “boks” tidak menjadi “sek” dan “bok”.